Kanker Leher Rahim

Semenjak diketahui bahwa Kanker leher rahim adalah penyakit yang bisa dicegah (pereventable disease), usaha-usaha  untuk mencegah kanker ini perlu mendapat prioritas. Cara mencegah penyakit kanker leher rahim  adalah dengan beberapa cara dibawah ini ;

Pap smear, sederhana namun bermakna
Pap smear atau PAP’s test berasal dari nama penemunya yaitu dokter Goerge N Papanicolau. Pap’s Smear adalah suatu test hasil usapaun mulut rahim guna mendeteksi berbagai penyakit pada rahim wanita, khususnya kanker rahim.

Manfaat dari Pap’s smear dalam mencegah penyakit kanker leher rahim adalah untuk mengetahui adanya radang pada rahim, serta ada tidaknya tanda-tanda keganasan (kanker) pada rahim. Selain itu, dengan melakukan Pap’s test akan diketahui penyebab radang baik oleh parasit, bakteri, maupun jamur. Pap’s test juga digunakan untuk menentukan pola penanganan dan pengobatan penyakit tersebut.
Kuntungannya adalah beberapa  kelebihan Pap’s test dibandingkan test-test diagnostic lainnya adalah (1) kemudahan dalam pelaksanaannya (tidak harus dilakukan oleh dokter), (2) murah dan terjangkau biayanya, serta (3) waktu yang diperlukan hanya sekitar 5 menit ssaha. Caranya yaitu dengan membuat usapan (smear) pada permukaan mulut rahim lalu dioleskan pada kaca. Hasil ini diperiksa dengan menggunakan mikroskopis dilaboratorium oleh Dokter Ahli  Patologi.

Kanker-Rahim1

Test pap smear dalam menangani masalah penyakit kanker leher rahim dapat mendeteksi adanya sel abnormal sebelum berkembang menjadi les prakanker atau kanker leher rahim sedini mungkin,terutama pada wanita dengan aktivitas seksual yang aktif maupun yang telah divaksinasi. Pada dasarnya test pap smear ini mengambil seidaan dari epitel permukaan (sel pada permukaan atau dinding) leher rahim yang mengelupas atau eksfoliasi dimana epitel permukaan leher rahim selalu mengalam regenerasi dan digantikan oleh lapsan epitel dibawahnya. Epitel yang eksfoliasi ini merupakan gambaran keadaan epitl jaringan dibawahnya juga. Kemudian, sediaan ini diwarnai secara khusus dan dilihat dibawah mikroskop untuk diinterpretasi lebih lanjut untuk dibedakan derajat lesi kankernya. Tes ini memiliki tingkat sensitivitas 905 apabila dilakukan setiap tahun, 87% jika dilakukan setiap dua tahun, 78% setiap tiga tahun, dan 68% jika dilakukan setiap lima tahun sekali.

Mengapa kanker leher rahim bbisa dicegah? Tidak seperti kanker yang lain, kanker leher rahim atau kanker serviks dapat dicegah karena ;

  1. Memiliki masa preonvasif ( sebelum menjadi keganasa) yang lama
  2. Pemeriksaan sitologi (sel) untuk mendeteksi dini kanker serviks sudah tersedia
  3. Terapi bibit keganasan (lsi preinvasif) cukup efektif.

Faktor penyebab dari penyakit kanker leher rahim adalah :

  1. Hubungan seksual pertama kali pada usia muda
  2. Banyak melahirkan
  3. Penggunaan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu lama (10 tahun)
  4. Faktor gizi
  5. Penyakit seksual lain

=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in kanker rahim and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.