Kanker Serviks Kanker Leher Rahim

Kanker serviks kanker leher rahim terjadi jika sel-sel serviks menjadi abnormal dan membelah secara tidak terkendali. Etiologinya meliputi virus human papilloma dan sel mukosa serviks yang teracuni nikotin dan sperma. Gejalanya meliputi pendarahan post-menopause, perut bagian bawah terasa berat, vagina terasa kering, nafsu makan berkurang, berat badan trun, lelah, nyeri panggul, punggung, tungkai, dan keluar feses dari vagina. Faktor resikonya meliputi merokok, hubungan seks pertama pada usia dini, berganti-ganti pasangan seks. Infeksi herpes  dan klamidia menahun, gangguan kekebalan, serta pemakaian pil KB> 5 tahun. Diagnosis ditegakkan melalui pap Smear (sitologi minimal 1 tahun sekali), kolonoskopi, biopsy, servikografi, dan pemeriksaan visual. Untuk mengetahui dan mendeteksi dini adanya kelainan pada organ reproduksi waniita, dilakukan pemeriksaan.

Dalam 4 dekade terakhir, kejadian dan kematian akibat kanker serviks kanker leher rahim menurun kurang lebih 70%. Keberhasilan ini antara lain terjadi karena program penapisan (dengan uji pap).  Apabila penyakit par-kanker dysplasia diobati sedini mungkin, angka penyumbuhan akan mencapai 80-95%.

Skrining pada penyakit kanker serviks kanker leher rahim meliputi :

Uji pap. Pemeriksaan uji pap (pap smear) adalah pengamatan sel-sel yang dieksofiliasi  dari genetalian wanita. Uji pap smear telah terbukti dapat menurunkan kejadian kanker rahim serviks yang ditemukan stadium pra kanker, ceoplasia, intraepitel serviks (NIS). Meskipun dalam situasi baik, skrining (penapisan) merupakan proses yang sulit, sangat berpotensi terjadei kesalahan, seperti tiak terdeteksinnya penyakit atau kesalahan melaporkan individu yang sehat. Kesalahan pada uji pap smear sering terjadu karena ketidaksempurnaan pengumpulan sediaan. Tujuan uji pap adalah menemukan sel abnormal atau sel yang dapat berkembang menjadi penyakit kanker termasuk suatu uji penapisan diuktu dengan sensitivitas (kelompok wanita dengan uji positif dianara yang sakit) dan spesivitas (kelompok wanita dengan uji negative diantara yang tidak sakit). Pada umumnya, ketepatan diagnostic sitologi berkisar lebih dari 90% jika dibandingkan denganpemeriksaan histopatologi. Hal ini terjadi, terutama pada lesi yang lebih berat, yaitu pada dysplasia keras atau karsinoma in situ. Kesalahan yang sering terjadi adalah sebagai berikut  :

  1. Sediaan apus terlalu tipis, hanya mengandung sangat sedikit sel.
  2. Sediaan apus terlampau tebal dan tidak dioleskan merata, sel beetumpik sehingga menyulitkan pemeriksaan
  3. Sediaan apus telah kering sebelum difiksasi.
  4. Cairan fiksasi tidak memakai alkohol 95%

Skrining (penapisan) tidak diperlukan lagi bagi wanita pasca histerektomi untuk penyakit jinak, uji pap smear sebelumnya negative, kanker serviks diangkat seluruhnya. Saat pengambilan uji pap smear, sediaan sebaiknya diambil sesudah haid karena akan menimbulkan kesulitan dalam interpretasi. Pada peradangan berat, pengambilan sediaan ditunda sampai pengobatan selesai. Pasien dilarang pengobatan melalui vagina 48 jam sebelum pengambilan sediaan. Pada menopause, dapat terjadi perubahan seluler karena atrofi sehingga diperlukan pemberian estrogen sebelumnya.

Cara Pemesanan Kapsul Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme)

Jual Kapsul Keladi Tikus Obat Herbal Tradisional Untuk Pengobatan Kanker, Tumor & Kista

Harga Keladi Tikus

Harga Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Rahim

Harga Kapsul Keladi Tikus 1 Botol isi 60 kapsul = Rp.115.000,-

(Untuk Pemakaian 10-20 Hari)

Paket HEMAT Setiap Beli 3 Botol GRATIS 1 Botol

Harga Paket Hemat Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Rahim

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)

(Untuk Pemakaian 40-60 Hari)

Cara Pemesanan Cepat Kapsul Keladi Tikus:

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Keladi Tikus, Jumlah Botol yang dipesan atau beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in kanker rahim and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.